http://tutornesia.blogspot.com/

Atletico dan Barca Kalah, Posisi Madrid Aman



SportSiana ~ Atletico Madrid gagal menempel Real Madrid di puncak klasemen Liga BBVA seusai dikalahkan Osasuna 0-3 pada lanjutan Liga BBVA di Stadion El Sadar, Minggu atau Senin (24/2/2014) dini hari WIB.

Kekalahan itu membuat Atletico tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan poin 60, kalah selisih gol dari Barcelona di peringkat kedua. Sementara itu, Madrid masih kokoh bertengger di posisi puncak dengan perolehan 63.

Laga baru berjalan enam menit, Atletico sudah dikejutkan oleh gol yang ditorehkan gelandang Osasuna, Alvaro Cejudo. Menerima umpan matang dari Armenteros, Cudejo mampu melepaskan tendangan keras yang bolanya masuk ke pojok kanan gawang Atletico untuk mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Gol tersebut membuat semangat juang para pemain tuan rumah meningkat. Bahkan, pada menit ke-21, Armenteros sukses membobol gawang Atletico untuk kali kedua setelah bola tendangannya dari dalam kotak penalti gagal dihalau kiper tim tamu, Thibaut Courtois.

Tertinggal dua gol, Atletico mencoba keluar tekanan. Striker Diego Costa pun sempat mengancam gawang Osasuna pada menit ke-26. Sayang, bola tembakan striker asal Spanyol itu masih dapat ditepis kiper Osasuna, Andres Fernandez, sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.

Terus menekan untuk mengejar ketertinggalan, Atletico justru kembali kebobolan. Memanfaatkan umpan Damia, Roberto Torres mampu memaksa Courtois memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali ketiga setelah bola tendangannya bersarang ke pojok kanan gawang Atletico.

Selepas turun minum, Atletico kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain. Koke dan Raul Garcia masuk menggantikan Mario Suarez dan David Villa untuk menambah daya juang skuad asuhan Diego Simeone tersebut.

Meski terus menekan tuan rumah, Atletico terlihat kesulitan mengembangkan permainan karena barisan pertahanan Osasuna tampil cukup disiplin. Beberapa kali serangan Atletico dapat dipatahkan dengan mudah oleh Javi Arribas dan kawan-kawan.

Pada menit ke-77, Atletico kembali memperoleh peluang emas untuk mencetak gol melalui Garcia. Akan tetapi, bola tendangan Garcia dari dalam kotak penalti masih membentur mistar gawang. Meski terus menekan hingga menit-menit akhir, tidak ada gol yang mampu diciptakan Atletico sehingga skor 3-0 untuk Osasuna pun tetap bertahan hingga laga usai.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, Atletico menguasai bola sebanyak 58 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 10 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan tiga tembakan akurat dari 13 percobaan.

Susunan pemain:

Osasuna: 13-Andres Fernandez, 2-Marc Bertrán (15-Oier Sonj 45), 14-Javi Arribas, 22-Jordan Loties (4-Miguel Flano 80), 24-Damia, 5-Lolo, 9-Emiliano Armenteros, 16-Alvaro Cejudo (23-Raoul Loe 84), 20-Francisco Silva, 21-Roberto Torres, 19-Oriol Riera Magem

Pelatih: Javi Gracia

Atletico:13-Thibaut Courtois, 2-Diego Godin, 3-Filipe Luis, 12-Toby Alderweireld, 20-Francisco Juanfran, 4-Mario Suarez (6-Koke 45), 7-Adrian, 14-Gabi, 21-Diego (10-Arda Turan 59), 9-David Villa (8-Raul Garcia 61), 19-Diego Costa

Pelatih: Diego Simeone

Sumber: espnfc.com

Pique Harus Absen 2 Pekan Karena Cedera Dibagian Paha



SportSiana ~ Bek Barcelona mengalami cedera pada paha kanan pada laga La Liga melawan Real Sociedad, di Anoeta, Sabtu (22/2/2014). Pique diperkirakan akan menjalani pemulihan selama dua pekan.

"Gerard Pique akan absen selama dua pekan setelah mengalami cedera ringan pada paha dalam pertandingan melawan Real Sociedad tadi malam di San Sebastian," demikian pernyataan Barcelona.

Laga itu berakhir 3-1 untuk Sociedad. Gol Sociedad dicetak oleh Alex Song (bunuh diri, 32), Antoine Griezmann (54), dan David Zurutuza (59). Sementara gol Barcelona diciptakan Lionel Messi pada menit ke-36.

Menurut catatan Opta, sepanjang laga itu Barcelona melepaskan tiga tembakan akurat dari 12 percobaan, dengan penguasaan bola 67 persen. Adapun Sociedad melepaskan empat tembakan akurat dari 16 percobaan.

"Saya tak membaca permainan dengan benar. Dengan tiga penyerang, kami tak akan bermain dengan empat gelandang. Menurut saya, lebih baik memainkan dua gelandang bertahan (Alex Song dan Sergio Busquets). Rotasi hanya bagus ketika hasilnya positif," ujar pelatih Barcelona, Gerardo "Tata" Martino.

Ketika ditanya soal keputusannya mengganti Song dengan Cesc Fabregas pada menit ke-61, Martino mengatakan, "Kami tak perlu berpikir ulang soal pendekatan kami dan ketika kami memutuskan melakukan pergantian pemain, mereka mencetak gol ketiga."

Akibat kekalahan dari Sociedad, Barcelona tertahan di peringkat kedua dengan nilai 60, atau kalah tiga angka dari Real Madrid. Sementara Sociedad ada di tempat kelima dengan nilai 43.

Sumber: www.fcbarcelona.com

Barcelona Tumbang di Kandang Sociedad



SportSiana ~ Meski mendominasi pertandingan, Barcelona dibuat tidak berdaya oleh Real Sociedad karena kalah 1-3 pada lanjutan Liga BBVA di Stadion Anoeta, Sabtu atau Minggu (23/2/2014) dini hari WIB.

Kekalahan itu membuat Barcelona turun ke posisi kedua klasemen sementara Liga BBVA dengan poin 60, kalah tiga angka dari Real Madrid. Sementara itu, Sociedad naik ke posisi kelima dengan 43 poin.

Tampil dengan kekuatan penuh, Barcelona sebenarnya mampu tampil dominan sejak menit-menit awal pertandingan. Namun, barisan pertahanan Sociedad tampil cukup disiplin sehingga para pemain Barcelona kesulitan mengembangkan permainan.

Sementara itu, Sociedad bukan tanpa serangan. Beberapa kali skuad asuhan Jagoba Arrasate tersebut mampu menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti Barcelona lewat serangan balik cepat.

Pada menit ke-23, misalnya, ketika Antoine Griezmann sukses menyarangkan bola ke dalam gawang Barcelona. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena David Zurutuza lebih dulu melanggar Sergio Busquets.

Upaya Sociedad akhirnya membuahkan hasil sembilan menit berselang. Torehan pertama Sociedad tercipta setelah bek Barcelona, Alex Song, melakukan gol bunuh diri karena gagal mengantisipasi umpan silang Sergio Canales.

Namun, kedudukan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang empat menit, Lionel Messi sukses lolos dari pengawalan bek Sociedad sebelum kemudian melepaskan tembakan akurat untuk menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-36.

Selepas turun minum, Barcelona mencoba kembali mengurung pertahanan Sociedad. Akan tetapi, serangan yang dibangun oleh Messi, Neymar, dan Cecs Fabregas masih dapat dengan mudah dipatahkan oleh barisan belakang Sociedad yang tampil cukup disiplin.

Keasyikan menyerang, membuat barisan belakang Blaugrana kurang konsentrasi. Alhasil, hal itu pun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Sociedad untuk kembali unggul 2-1 melalui torehan Antoine Griezmann yang sukses memaksimalkan umpan akurat dari Carlos Vela pada menit ke-53.

Gol tersebut semakin membangkitkan semangat tim juang Sociedad. Bahkan, lima menit berselang mereka mampu kembali membobol gawang Valdes setelah David Zurutuza yang lolos dari kawalan para pemain belakang Barcelona sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Tertinggal dua gol, pelatih Barcelona, Gerardo Martino, kemudian menarik keluar Martin Montoya untuk digantikan Alexis Sanchez. Serangan skuad Barcelona pun terus mengalir ke jantung pertahanan Sociedad.

Meski begitu, Sociedad mampu tampil cukup disiplin. Sekitar tujuh hingga delapan pemain berada di barisan pertahanan jika Messi dan kawan-kawan melakukan serangan. Taktik itu pun mampu membuat para pemain Barcelona terlihat frustasi.

Bahkan, pada menit ke-81, Sociedad hampir saja menambah gol keempat jika bola tendangan Xabi Prieto tidak membentur tiang kanan gawang Barcelona seusai menerima umpan Vela. Serangan tuan rumah itu memanfaatkan blunder yang dilakukan Gerard Pique.

Barcelona terus mencoba menekan Sociedad hingga menit-menit akhir pertandingan. Akan tetapi, sejumlah peluang mereka gagal dikonversikan menjadi gol sehingga membuat skor 3-1 untuk tuan rumah bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, Barcelona menguasai bola sebanyak 65 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari 10 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan tiga tembakan akurat dari 15 percobaan.

Susunan pemain:

Sociedad: 1-Claudio Bravo, 3-Mikel Gonzalez, 6-Inigo Martínez, 20-Jose Angel, 31-Zaldua, 4-Gorka Urkola, 5-Markel Bergara Larranaga, 17-David Zurutuza, 7-Antoine Griezmann (10-Xabi Prieto 74), 11-Carlos Vela, 16-Sergio Canales Madrazo (15-Jon Ansotegui 84)
Pelatih: Jagoba Arrasate

Barcelona: 1-Victor Valdes, 2-Martin Montoya (9-Alexis Sanchez 73), 3-Gerard Pique, 15-Marc Bartra, 21-Adriano, 8-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets, 17-Alex Song (4-Cecs Fabregas 61), 7-Pedro, 10-Lionel Messi, 11-Neymar

Pelatih: Gerardo Martino

Sumber: www.gool.com

Inter Memang Pantas Menang atas Cagliari



SportSiana ~ Pelatih Inter Milan, Walter Mazzarri, mengaku kecewa timnya hanya bermain imbang 1-1 dengan Cagliari pada lanjutan Serie-A di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/2/2014). Menurutnya, Inter pantas menang pada pertandingan tersebut.

Inter lebih dulu tertinggal setelah Mauricio Ricardo Pinilla membobol gawang kiper Samir Handanovic melalui titik putih pada menit ke-40. Gol balasan Inter dicetak Rolando (52).

"Kami pantas memenangi pertandingan ini. Kami melakukan tugas dengan baik untuk membendung serangan balik mereka. Tapi sayangnya beberapa hal berjalan buruk seperti yang sudah kami khawatirkan sebelumnya," ungkap Mazzarri.

"Apakah kami sedikit tidak konsisten? Tidak mudah bermain selama 90 menit dengan cara yang sama setiap pertandingan. Khususnya ketika Anda melawan Cagliari yang bermain dengan baik di lapangan," tambahnya.

Menurut catatan Lega Serie-A, selama pertandingan, Inter menguasai bola 59 persen dan menciptakan enam peluang mengarah ke gawang dari 16 spekulasi. Sedangkan, Cagliari hanya memiliki satu kesemaptan dari total enam percobaan.

"Saya hanya bisa memberi selamat untuk permainan mereka. Mereka memainkan sepak bola yang bagus dan membuat beberapa keputusan berani. Mereka memiliki sejumlah pemain yang benar-benar bisa menyakitkan Anda," kata Mazzarri.

Sumber: www.gool.com

Tevez Penentu Kemenangan Atas Torino



SportSiana ~ Juventus berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Torino pada lanjutan Serie-A di Stadion Juventus, Minggu atau Senin (24/2/2014) dini hari WIB.

Berkat raihan tiga angka ini, Juventus tetap menguasai klasemen sementara Serie-A dengan poin 66 dari 25 pertandingan, unggul sembilan angka dari AS Roma di peringkat kedua yang baru memainkan 24 laga.

Juventus sudah menekan tim tamu sejak menit-menit awal pertandingan. Beberapa kali skuad asuhan Antonio Conte itu memperoleh peluang untuk membobol gawang Torino yang dikawal kiper Daniele Padelli.

Pada menit ke-11, misalnya, saat kerjasama Carlos Tevez mendapatkan umpan matang Fernando Llorente di kotak penalti Torino. Beruntung, Padelli masih sigap menepis bola tendangan Tevez sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.

Meski mendapatkan tekanan, Torino bukan tanpa serangan. Pada menit ke-29, Alessio Cerci melakukan pergerakan berbahaya di jantung pertahanan Juventus sebelum berusaha melepaskan tendangan dari jarak dekat. Beruntung bagi tuan rumah, kiper Gianluigi Buffon mampu mengantisipasi bola tendangan Cerci.

Satu menit berselang, Juventus langsung membalas. Namun, kali ini upaya tuan rumah mampu membuahkan hasil karena bola tendangan keras Tevez yang memanfaatkan umpan
Kwadwo Asamoah gagal dibendung Padelli sehingga mengubah kedudukan 1-0 untuk keunggulan Juventus.

Gol tersebut membuat Juventus semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan. Torino yang mencoba membalas pun terlihat kesulitan mengembangkan permainan karena barisan pertahanan Juventus tampil cukup disiplin.

Peluang terbaik Torino di babak kedua diperoleh striker Omar El Kaddouri pada menit ke-66. Namun, bola tendangan bebas pemain berusia 23 tahun itu hanya melayang tipis di atas mistar gawang Buffon.

Sementara itu, Juventus yang mendapatkan sejumlah peluang juga gagal mengonversikannya menjadi gol. Skor 1-0 untuk tim tuan rumah pun akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut catatan Lega Serie-A, sepanjang pertandingan, Juventus menguasai bola sebanyak 62 persen dan menciptakan empat peluang emas dari sembilan usaha. Sementara itu, Torino melepaskan dua tembakan akurat dari tujuh percobaan.

Susunan pemain:

Juventus: 1-Gianluigi Buffon, 4-Martin Caceres, 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 6-Paul Pogba, 21-Andrea Pirlo, 22-Kwadwo Asamoah, 23-Arturo Vidal (8-Claudio Marchisio 74), 26-Stephan Lichtsteiner, 10-Carlos Tevez (18-Pablo Daniel Osvaldo 90), 14-Fernando Llorente (20-Simone Padoin 89)

Pelatih: Antonio Conte

Torino: 30-Daniele Padelli, 5-Cesare Bovo (69-Riccardo Meggiorini 81), 24-Emiliano Moretti, 25-Kamil Glik, 7-Omar El Kaddouri (8-Alexander Farnerud 85), 17-Salvatore Masiello, 20-Giuseppe Vives, 27-Jasmin Kurtic (4-Migjen Basha 90), 36-Matteo Darmian, 9-Ciro Immobile, 11-Alessio Cerci

Pelatih: Giampiero Ventura

Wasit: Nicola Rizzoli

Sumber: Sky Sports